Thursday, November 1, 2007

Berkebun Pepaya

PepayaMenjelang pensiun pikiran banyak di pengaruhi rasa berbagai kehawatiran, apa yang dapat saya berikan kepada anak dan istri dengan uang pensiun yang minim sebagai PNS, ini bukan berarti tidak berterima kasih kepada Pemerintah yang masih memberikan apresiasi sebagai PNS dengan uang pensiunnya.

Juga apa yang dapat dikerjakan setelah tidak bekerja yang biasa rutin mengerjakan sesuatu pekerjaan mulai Senin sampai dengan Jumat dari pukul 08.00 sampai dengan 16.00. Nanti setelah tidak bekerja lagi hari-hari akan dihabiskan dirumah terus: pagi, siang, sore, malem, terus berganti, Senin, Selasa, Rabu, Kamis, Jumat, Sabtu, Minggu, Januari sampai Januari tahun berikutnya, dst, dst. Atau, Agar tidak bosan jalan-jalan mengunjungi kerabat, saudara, anak, mertua dll. Atau mengerjakan sesuatu untuk mendekatkan diri kepada sang Pencipta, atau melakukan aksi sosial dengan bergabung dengan lembaga sosial, LSM, dll. Yang tidak kalah penting masih kuatkah kita baik pikiran maupun tenaga kelak nanti.

Memang selayaknya jauh sebelum memasukin usia pensiun perlu dilakukan upaya-upaya persiapan agar tidak menjadi beban pemikiran ditambah lagi dengan usia yang sudah memasuki 56 tahun dimana umumnya tenaga dan pikiran yang sudah menurun. Saya mengamati (ini perlu penelitian atau barang kali sudah ada hasil penelitiannya) diusia sekitar 50 tahun orang yang mau terus menggunakan otaknya untuk berpikir segala hal yang positif bahkan melipatgandakannya untuk memberdayakan otak dan fisiknya, sepenglihatan saya orang itu nanti dimasa usia pensiun dia tidak akan "loyo" dia justru akan tetap enerjik bahkan banyak inovasi-inovasi yang positif dikeluarkan. Sering kita lihat orang yang telah pensiun dia tidak bergairah alias nunggu ajal atau mendekatkan diri kepada Tuhan sang pencipta. Mendekatkan diri kepada Tuhan itu memang dianjurkan dan itu kewajiban sebagai umat yang beragama bahkan dari sejak usia dini atau akil baliq. Yang menjadi pertanyaan diusia pensiun apakan hanya melulu bersujut kepada Tuhan tapi tidak ada usaha sedikit pun atau kegiatan lain, saya yakin Tuhan pasti marah.

Kebetulan disaan saya memulis tulisan ini, saya membaca di Surat Kabar Kompas Jumat tanggal 5 Oktober 2007 halaman 21 saya baca tulisan "Optimisme Orang Kaya" ada hal menarik yang saya baca yaitu "Di Indonesia rata-rata masyarakat ingin pensiun diusia 50 tahun, tetapi umumnya mereka baru memulai membuat perencanaan persiapan pensiun pada usia 49 tahun. Berbeda dengan masyarakat di Singapura, mereka mulai menyiapkan masa pensiunnya diusia 33 tahun dengan target pensiun pada usia 60 tahun".

Pertanyaan kepada diri saya sendiri, apa yang akan dilakukan menjelang pensiun nanti, jawabnya ............... "Aku pilih jadi petani"
Read more ........

Wednesday, October 31, 2007

Pemanfaat Pepaya

Nama Lokal :Papaw (Inggris), Pepaya (Indonesia), Gedang (Sunda); Betik, Kates, Telo gantung (Jawa). Pepaya (carica papaya) merupakan tumbuhan yang berbatang tegak dan basah. Pepaya menyerupai palma, bunganya berwarna putih dan buahnya yang masak berwarna kuning kemerahan, rasanya seperti buah melon.

Tinggi pohon pepaya dapat mencapai 8 sampai 10 meter dengan akar yang kuat. Helaian daunnya menyerupai telapak tangan manusia. Apabila daun pepaya tersebut dilipat menjadi dua bagian persis di tengah, akan nampak bahwa daun pepaya tersebut simetris. Rongga dalam pada buah pepaya berbentuk bintang apabila penampang buahnya dipotong melintang. Tanaman ini juga dibudidayakan di kebun-kebun luas karena buahnya yang segar dan bergizi. Penyakit Yang Dapat Diobati: Batu ginjal, Hipertensi, Malaria, Sakit keputihan, Kekurangan ASI; Reumatik, Malnutrisi, Gangguan saluran kencing, haid berlebihan; Sakit Perut saat haid, Disentri, Diare, Jerawat, Ubanan. Pemanfaatan:

  1. Batu Ginjal (niersteen = Belanda) Bahan: 7 lembar daun pepaya Cara membuat dan menggunakan: Memakai formula 3-5-7 plus, artinya: - Hari Pertama, 3 lembar daun pepaya yang masih segar direbus dengan air secukupnya, kemudian air rebusan daun pepaya tersebut diminum 1 gelas sekaligus. - Hari Kedua, 5 lembar daun pepaya yang masih segar direbus dengan air secukupnya, kemudian air rebusan daun pepaya tersebut diminum 1 gelas sekaligus. - Hari Ketiga, 7 lembar daun pepaya yang masih segar direbus dengan air secukupnya, kemudian air rebusan daun pepaya tersebut diminum 1 gelas sekaligus. - Untuk menutupnya ditambah dengan minum air kelapa muda (degan=Jawa), yang dipilih dari buah kelapa hijau. Catatan : bagi yang mengidap hipertensi tidak boleh minum resep ini.

  2. Hipertensi (tekanan darah tinggi) a. Bahan: 2 potong akar pepaya Cara membuat: direbus dengan 1 liter air sampai mendidih hingga tinggal 1 gelas, kemudian disaring; Cara menggunakan: diminum 2 kali sehari 1 cangkir b. Bahan: 7 lembar daun atau bunga tapakdara Cara membuat: diseduh dengan 1 gelas air dan dibiarkan beberapa saat dan disaring Cara menggunakan: diminum menjelang tidur.

  3. Malaria Bahan: 1 lembar daun pepaya, tempe busuk sebesar ibu jari, garam secukupnya. Cara membuat: semua bahan tersebut ditumbuk halus, kemudian diperas dan disaring untuk diambil airnya. Cara menggunakan: diminum 1 kali sehari selama 7 hari berturut- turut.

  4. Sakit Keputihan Bahan: 1 lembar daun pepaya, 1 potong akar rumput alang-alang, adas pulosari secukupnya. Cara membuat: daun pepaya dicincang halus, kemudian direbus bersama bahan lainnya dengan 1,5 liter air sampai mendidih dan disaring Cara menggunakan: diminum 1 kali sehari 1 gelas dan dilakukan secara teratur.

  5. Kekurangan ASI Bahan: buah pepaya yang masih hijau (muda) tanpa dikuliti. Cara membuat: buah pepaya tersebut dibelah menjadi 2 bagian, sebagian direbus dengan air dan sebagian yang lain menggunakan cuka. Cara menggunakan: air rebusan tersebut diminum 2-3 sendok teh sehari dan dilakukan secara teratur.

  6. Reumatik a. Bahan: buah pepaya, 2 butir telur ayam kampung; Cara membuat: buah pepaya dipotong penampangnya kemudian telur dimasukkan dalam pepaya melalui lubang yang telah dibuat dengan memotong penampang tadi, ditutup kembali rapat-rapat dan dibakar hingga telur yang ada di dalamnya masak Cara menggunakan: telur yang sudah masak tersebut dimakan pagi dan sore b. Bahan: 2 potong akar pepaya, 1 lembar daun pepaya; Cara membuat : kedua bahan tersebut ditumbuk halus, kemudian direbus dengan 1 liter air sampai mendidih dan disaring. Cara menggunakan: diminum 1 kali sehari 1 gelas pada sore hari.

  7. Malnutrisi (gejala kekurangan salah satu zat makanan pada balita) a. Bahan: 2 lembar daun pepaya, 3 tangkai daun dadap serep, kapur sirih secukupnya. Cara membuat: semua bahan tersebut ditumbuk bersama sampai halus. Cara menggunakan: dipergunakan sebagai bedak dan dioleskan pada perut balita yang sakit. b. Bahan: 1 lembar daun pepaya Cara membuat: direbus dengan 1,5 gelas air sampai mendidih, kemudian disaring untuk diambil airnya Cara menggunakan: diminumkan pada balita 2 sendok makan setiap hari.

  8. Gangguan saluran kencing Bahan: 3 potong akar pepaya Cara membuat: direbus dengan 1 liter air air sampai mendidih, kemudian disaring. Cara menggunakan: diminum 1 kali sehari 0,5 gelas.

  9. Haid berlebihan Bahan: buah pepaya yang masih hijau (muda) Cara membuat: direbus dengan air sampai masak. Cara menggunakan: dimakan dagingnya.

  10. Sakit perut pada waktu haid Bahan: 1 lembar daun pepaya, buah asam dan garam secuk


Komposisi: KANDUNGAN KIMIA : Kandungan buah pepaya masak (100 gr) - Kalori 46 kal - Vitamin A 365 SI - Vitamin B1 0,04 mg - Vitamin C 78 mg - Kalsium 23 mg - Hidrat Arang 12,2 gram - Fosfor 12 mg - Besi 1,7 mg - Protein 0,5 mg - Air 86,7 gram Kandungan buah Pepaya Muda (100 gr) - Kalori 26 kalori. - Lemak 0,1 gram - Protein 2,1 gram - Hidrat Arang 4,9 gram - Kalsium 50 mg - Fosfor 16 mg - Besi 0,4 mg - Vitamin A 50 SI - Vitamin B1 0,02 mg - Vitamin C 19 mg - Air 92,4 gram Disamping itu buah pepaya juga mengandung unsur antibiotik, yang dapat digunakan untuk pengobatan tanpa ada efek sampingannya. Buah Pepaya juga mengandung unsur yang dapat membuat pencernaan makanan lebih sempurna, disamping memiliki daya yang dapat membuat air seni bereaksi asam, yang secara ilmiah disebut zat caricaksantin dan violaksantin. Daun pepaya juga mengandung berbagai macam zat, antara lain : - Vitamin A 18250 SI - Vitamin B1 0,15 mg - Vitamin C 140 mg - Kalori 79 kal - Protein 8,0 gram - Lemak 2 gram - Hidrat Arang 11,9 gram - Kalsium 353 mg - Fosfor 63 mg - Besi 0,8 mg - Air 75,4 gram Kandungan carposide pada daun pepaya berkhasiat sebagai obat cacing. Disamping pada daunnya, akar dan getah pepaya juga mengandung zat papayotin, karpain, kautsyuk, karposit dan vitamin Dikutip dari: http://www.iptek.net.id/ind/pd_tanobat/view.php?id=133

Read more ........

Tuesday, October 30, 2007

Papaya - Pepaya - Kates - Gedang

Pepaya (Carica papaya L.), atau betik (bahasa Melayu) adalah tumbuhan yang berasal dari Meksiko bagian selatan dan bagian utara dari Amerika Selatan, dan kini menyebar luas dan banyak ditanam di seluruh daerah tropis untuk diambil buahnya. Nama pepaya dalam bahasa Indonesia diambil dari bahasa Belanda, "papaja". Dalam bahasa Jawa pepaya disebut "katès" dan dalam bahasa Sunda "gedang"

Pepaya Thailan Pepaya Thailand Pepaya Thailand Pepaya Thailand


KEGUNAAN:
Read more ........

Tuesday, September 25, 2007

Takut Berwirausaha

Jangan pernah berhenti berusaha dan jangan menyerah karena gagal, serta berani melangkah.

Kalimat atau kata-kata diatas ini yang selalu ada dibenak saya. Pertanyaannya kenapa selalu diingat? Jawabannya sederhana, karena kalimat atau kata-kata tersebut belum lama saya dapatkan dan simpulkan dari perjalanan hidup saya yang saat ini telah menginjak usia 50 tahun dan ini perlu untuk diingat.

Pertanyaan berikutnya kenapa baru ditemukan dan perlu diingat-ingat? juga sederhana jawabnya. Kebutuhan finansial. Diusia yang telah menginjak 50 tahun belum banyak persiapan untuk menghadapi pensiun dari Pegawai Negiri Sipil (PNS), 2 (dua) putra dan 1 (satu) putri yang masih duduk dibangku Sekolah Dasar. Apa yang saya dapat lakukan disaat putra/putri saya akan memasuki Sekolah Menengah juga Perguruan Tinggi? Sebagai orang tua tentunya mengharapkan memberikan pendidikan kepada anak-anaknya yang layak, disaat yang sama saya telah pensiun dan yang hampir dipastikan uang pensiun PNS kurang lebih Rp 1.500.000,- perbulan. Saat ini saja untuk masuk perguruan tinggi tidak kurang dari Rp 10 jutaan lebih.


Sebenarnya kehawatiran tersebut diatas sudah sejak lama, semenjak putra pertama lahir. Untuk dapat menanggulanginya terpikir dibenak saya adalah harus melakukan sesuatu dengan meninggalkan status PNS atau mencari tambahan finansial disamping bekerja sebagai PNS. Akan tetapi lagi-lagi hanya sebagai keinginan tidak pernah diwujudkan sampai menjelang pensiun. Padahal contoh-contoh orang yang melakukan kegiatan usaha disamping sebagai PNS cukup banyak, namun lagi-lagi tidak memiliki keberanian.

Timbul keberanian. "Barang kali karena sudah kepepet baru timbul keberanian"'. Ternyata, benar bahwa untuk melakukan kegiatan atau berwirausaha dibutuhkan keberanian disamping faktor-faktor lain yang telah diperhitungkan. Dari sejak dulu selalu dihitung-hitung kalau kita menjalankan usaha ini atau bisnis itu hampir dipastikan akan untung, pasti menghasilakan profit yang cukup besar. Bahkan masalah dana terkadang tidak menjadi hambatan. Saya yakin orang-orang pun banyak yang sering menghitung-hitung akan menjalankan usaha ini itu dsb. setelah dihitung-hitungnya ini pasti untung. Tapi apa yang terjadi, itu hanya ada di dalam benak saja, mereka dan bahkan saya pun tidak mau merealisasikan hitung-hitungannya itu, setelah berjalan sekian lama atau melihat orang-orang menjalankan usaha yang pernah kita dihitung-hitungnya dahulu baru mengatakan "tuh benarkan kalau dulu jadi menjalankan usaha itu kita sekarang sudah tidak seperti begini" kata-kata ini sepertinya tidak asing sering kita dengar ditelinga kita.

Apa yang terjadi setelah timbul keberanian dan melakukan langkah pertama kali mamasuki dunia wirausaha, ternyata ingin cepat berkembang, ingin cepat menghasilkan keuntungan yang lebih besar lagi. Tidak ada rasa takut akan rugi atau bangkut, padahal sebelumnya sering dihantui kalau berbisnis bagaimana kalau nanti rugi dan lain sebagainya tidak pernah berpikir bagaimana nanti kalau untung, yang ada bagaimana kalau rugi. Ternyata lagi-lagi hanya masalah takut atau tidak berani melangkah. Untung rugi dalam usaha itu lumrah sepanjang telah diperhitungkan dan diantisipasi jauh sebelumnya.

Hal ini dialami oleh saya, kurang lebih sekitar 6 (enam) tahun lalu baru berani melangkah ke dunia wirausaha. Meskipun belum mendapatkan hasil yang sesuai dengan harapan, akan tetapi kegiatan usaha yang dijalankan cukup menyenangkan. Usaha-usaha yang pernah dan sedang saya jalankan adalah:

  1. ABComputer. Jasa bimbingan penyusunan Skrisi, Jasa pengetikan komputer, rental komputer, design grafis dan setting Adobe Photoshop, Pagemaker, dll. Beralamat di Pasar Pramuka, Jl. Pramuka Matraman, Jakarta Pusat. dan Gedung Kenari, Pasar Kenari lt. 1, Jakarta Pusat.
  2. UD. Bali Prima dan UD Prima Agro. Usaha bergerak dibidang suplai buah-buahan dan sayura-sayuran ke berbagai hotel berbintang, kapal pesiar, katering dll di Bali.
  3. Prima Food. Usaha perdagangan khusus beras premium di Bali.
  4. Prima Farm. Perkebunan khusus Pepaya jenis Thailand atau lebih dikenal dengan pepaya bangkok di Banyuwangi, Jawa Timur, kini telah mencapai 2o ha kebun pepaya ditagetkan akhir tahun 2008 Insya Allah 100 ha atau berkisar 125.000 pohon. Tahap selanjutnya penanaman Melon dan Semangka yang sudah sangat dikenal bahwa semangka terbaik adalah dari Banyuwangi, Jawa Timur.
  5. Prima Fruit. Perdagangan buah-buahan di Bekasi. (masih rencana, diperkirakan Oktober/Nopember 2007 akan mulai dibuka) Direncanakan membuka gerai-gerai/toko-toko buah di Jakarta.

Usaha-usaha yang pernah dijalankan:

  1. Distribusi beberapa majalah dan tabloit ibukota untuk luar Jawa dan beberapa negara tetangga (kerjasama).
  2. Ekspor bibit ikan bandeng (nener) ke Negara Philipina (dilakukan sendiri).
  3. Ekspor furnitur ke Eropa (kerjasama)

Jakarta, 25 September 2007

Read more ........

Friday, September 21, 2007

Welcome

Assalamualaikum wr. wb.,

I feel respectful and proud of you visiting my blog that simple and far from perfect, I was learning a new farmers who have entered the age of retirement from the Civil Affairs Pegawan a still stronger hoe lift. I hope through this blog we can communicate with you and anyone to history, share experiences, exchange views, etc..

Besides the above, this blog I use to write a training facility, given during the civil servants working for very little activities to write, therefore I am writing in this blog are far from perfect, I hope most criticism and advice is necessary as I am learning.

Wassalamualaikum wr. wb.
Jakarta, 21 September 2007
Amir Hamzah
Sorry if less well in English, I make assisted by google translate If you want to visit the Indonesian language http://blog.agroprima.com
Read more ........