Showing posts with label health. Show all posts
Showing posts with label health. Show all posts

Tuesday, January 6, 2009

Tingkatkan Konsumsi Buah dan Sayur Melalui Juice

Studi empiris telah membuktikan khasiat buah-buahan dan sayuran sebagai sumber vitamin dan mineral terhadap kesehatan tubuh. Namun hasil pengamatan mengenai pola konsumsi pangan di Indonesia menunjukan bahwa porsi konsumsi masyarakat masih dititik beratkan pada sumber karbohidrat. Kita sadar betul bahwa pemecahan masalah pangan dan gizi memerlukan partisipasi seluruh masyarakat untuk menggugah perhatian masyarakat akan peranan buah dan sayur dalam konsumsi pangan kita dan penggalakkannya antara lain melalui juice buah dan sayur.

Juice sayuran dan buah-buahan, sebenarnya bukanlah teknologi baru bagi kita orang Indonesia. Hanya istilahnya saja yang baru. Nenek moyang kita sudah terbiasa dengan minum jamu, dan jamu ini memang merupakan salah satu jenis pangan sehat (health food). Diantara banyak macam jamu, beberapa diantaranya disiapkan dalam bentuk juice. Kita ambil contoh beras kencur, adalah juice dari beras dan kencur ditambah bahan-bahan lain yang dinilai bermanfaat atau dapat meningkatkan cita rasanya. Secara tradisional, beras kencur disiapkan dengan menggiling beras dan kencur dengan batu giling, sehingga bukan hanya cairannya saja yang diminum, tetapi termasuk jaringan bahannya. Secara tradisional banyak dari jamu-jamu itu dalam bentuk juice, dari tanaman-tanaman yang berkhasiat obat atau yang meningkatkan kesehatan/kebugaran (hortus medicus). Dari daun, batang, rimpang, biji atau buahnya, bahkan dari akarnya, jamu-jamu itu dipersiapkan. Negara kita kaya akan jenis-jenis tanaman hortus medicus, yang tinggi khasiatnya. Karena itu, juice dari jenis ini yang berkembang lebih dulu dimasyarakat kita.

Ilmu pengetahuan modern menunjukkan bahwa disamping tanaman hortus medicus, ternyata sayuran dan buah-buahan mengandung zat gizi yang juga bermanfaat bagi kesehatan manusia. Ilmu pengetahuan modern yang mampu mendeteksi zat gizi mikro dalam bahan makanan walaupun ketersediaan sangat kecil, namun zat gizi tersebut sangat diperlukan oleh tubuh manusia. Ilmu ini berkembang terus, dan sekarang mencapai tahap untuk dapat mengetahui lebih jauh kegunaan dari zat gizi mikro bagi pertumbuhan, perkembangan dan kesehatan manusia. Sebagai contoh, sekarang di negara kita telah dipelajari pengaruh zat gizi mikro terhadap pertumbuhan dan perkembangan otak pada janin/bayi dalam upaya membangun sumber daya manusia yang berkualitas.

Akhir-akhir ini kita dihadapkan pada begitu banyak ragam minuman ringan atau soft drink, baik minuman yang terbuat dari bahan alami seperti teh, kopi, coklat dan lain lain maupun minuman buatan seperti Coca-Cola, Rc Cola, Fanta, Sprite dan lain-lain. Sebagian dari minuman tersebut hanya mengandung sirup, gas asam arang sebagai penyegar dan zat perasa buatan. Sebagian lagi mengandung alkaloid (zat dari tanaman) seperti tein, cafein yang mempunyai efek menyegarkan sementara, ataupun alkaloid buatan seperti cola. Alkaloid alami maupun buatan hanyalah mempunyai efek menyegarkan untuk sementara, dan tidak ada pengaruhnya terhadap penyehatan.

Kalau kita merasa lebih segar setelah minum kopi atau teh panas, itu hanya pengaruh sementara, dan kita tidak menjadi makin sehat atau makin bugar karena minuman tersebut. Rasa segar tersebut hanyalah rasa saja, sebenarnya badan kita tidak mengalami perbaikan status kesehatan, kalau badan dalam keadaan sakit sebenarnya ya tetap sakit. Karena itu ada yang mengatakan soft drink (yang terbuat dari alkaloid buatan atau zat perasa buatan) adalah garbage (sampah).

Jadi kita mesti tahu, zat gizi yang ada pada soft drink hanyalah gula, atau sumber enersi saja. Setelah kita tahu tentang soft drink, dan kita juga tahu tentang jamu, maka dengan berkembangnya alat-alat rumah tangga bertenaga listrik, sekarang kita dapat dengan mudah menyiapkan minuman ataupun makanan yang lebih beragam.

Salah satu minuman yang populer di kedai-kedai makan sekarang ialah juice buah-buahan. Juice buah-buahan ini biasanya dihidangkan sebagai minuman dingin. Sebenarnya, juice tidak hanya dibuat dari buah-buahan saja. Kita juga dapat membuat juice sayur-sayuran. Dibeberapa tempat sudah dikenal minuman yang dibuat dari kedelai dan dikenal sebagai air tahu atau susu kedelai.

Ternyata jenis minuman ini besar manfaatnya bagi kesehatan, sejalan dengan diketahuinya manfaat dari sayuran dan buah-buahan dari hasil-hasil penelitian modern. Dari hasil-hasil penelitian, ternyata sayur-sayuran dan buah-buahan banyak mengandung vitamin dan mineral. Disamping itu produk tumbuh-tumbuhan, sayur-sayuran dan buah-buahan juga mengandung serat. Zat gizi dan serat tersebut sangat berperan dalam proses fisiologis tubuh manusia, dan sangat menentukan tingkat kesehatan manusia.

Dari hasil-hasil penelitian telah diketahui al.:



  • Vitamin-A dapat menghindarkan kanker, dan menghaluskan kulit/selaput lendir,

  • Vitamin-E dan karoten dapat melindungi jaringan tubuh terhadap oksidasi,

  • Vitamin-B12 berfungsi dalam pembentukan darah merah,

  • Vitamin-C berfungsi dalam penyembuhan bagian tubuh/jaringan yang sakit atau rusak dan lain-lain.


Sedang mineral yang penting al.:

Zat besi sangat diperlukan dalam pembentukan darah merah, Kalsium dan Fosfor diperlukan untuk pembentukan jaringan dan pertumbuhan, Yodium diperlukan dalam pengaturan hormon dan lain-lain.

Disamping itu, dari hasil-hasil penelitian telah dibuktikan bahwa; kekurangan vitamin dan mineral dapat melemahkan pertahanan tubuh manusia terhadap berbagai penyakit. Selain vitamin dan mineral dikenal pula substansi "serat" yang sangat bermanfaat bagi tubuh. Serat berperan dalam pencernaan manusia, agar sisa makanan tidak terlalu lama berada dalam tubuh manusia. Bila sisa makanan terlalu lama berada di pencernaan manusia, maka zat-zat yang semestinya segera dibuang bersama kotoran manusia, akan diserap dan merupakan racun dalam tubuh manusia.

Disamping bahan-bahan yang meracuni tubuh seperti diatas, ternyata masih banyak lagi zat-zat racun yang masuk dalam tubuh kita. Zat-zat racun tersebut disebabkan al.:



  • Makanan yang kita makan yang mengandung zat-zat racun atau logam berat

  • Mikro organisme yang mencemari makanan kita

  • Racun dari udara akibat polusi, terutama di kota-kota besar Racun-racun tersebut oleh tubuh harus dinetralisir atau dihancurkan oleh kekuatan proses kerja organ tubuh. Zat-zat racun tersebut untuk proses netralisasi dan penghancurannya memerlukan vitamin-vitamin dan mineral-mineral tertentu. Karena itu dalam proses hidup ini, agar kita tetap senantiasa sehat kita harus mengatur makan, termasuk memakan makanan yang banyak mengandung vitamin dan mineral yang terkandung dalam sayur-sayuran dan buah-buahan.


Juice dari sayur-sayuran dan buah-buahan merupakan bentuk yang menguntungkan, karena bahan masih dalam keadaan segar sehingga vitamin dan mineral tidak banyak yang rusak. Disamping itu dengan juice, kita akan memperoleh serat kasar yang cukup, yang bersama sama zat-zat lain tercampur dalam air dengan jumlah yang cukup banyak. Kondisi tersebut sangat baik untuk percepatan aliran makanan dalam pencernaan dan proses netralisasi dan penghancuran racun dalam tubuh kita. Netralisasi dan penghancuran racun dalam tubuh manusia ini dikenal dengan istilah detoksifikasi (detoxifi-cation).

Detoksifikasi ini sebenarnya bukan hal yang baru. Kita tahu agama-agama dengan ajaran masing-masing mewajibkan kepada pengikutnya untuk melakukan pengaturan makan dan pangannya, seperti puasa, haram/halal, makanan terlarang dan lain lain. Walaupun tujuan utama dari amalan tersebut adalah untuk tujuan kerohanian, tetapi ternyata amalan-amalan tersebut mempunyai dampak positif terhadap kesehatan, dan terutama terhadap proses detoksifikasi.

Perkembangan jaman kemudian menunjukkan bahwa sayur-sayuran dan buah-buahan ternyata sangat berperan dalam proses detoksifikasi ini. Sekarang sudah banyak dikenal juice therapi, one day cleansing, three day cleansing dsb, yang pada hakekatnya ialah meningkatkan kesehatan dengan diet juice sayuran dan buah-buahan. Karena itu usaha untuk membiasakan meminum juice sayuran dan buah-buahan, akan merupakan langkah positif dalam usaha meningkatkan sumberdaya manusia, terutama kesehatannya.

Begitu bermanfaatnya juice ini, dan dikaitkan dengan kekayaan bangsa kita akan makanan yang sehat dan bergizi, saya mengharapkan pada masyarakat untuk dapat ikut menggalakkan konsumsi juice buah dan sayur yang banyak manfaatnya bagi kesehatan.

------------------------------------
Sumber: Fresh Fruit Papaya - http://blog.agroprima.com

Read more ........

Friday, March 14, 2008

Nutrisi Buah Pepaya

Nutrisi, Nilai per 100 gram porsi makanan


Air, 88.83 g
Energi, 39 kcal
Energi, 163 kj
Protein, 0.61 g
Total Lemak, 0.14 g
Karbohidrat, 9.81 g
Serat, 1.8 g
Ampas, 0.61 g


Mineral

Kalsium, Ca, 24 mg
Besi, Fe, 0.1 mg
Magnesium, Mg, 10 mg
Phospor, P, 5 mg
Potassium, K, 257 mg
Sodium, Na, 3 mg
Seng, Zn, 0.07 mg
Tembaga, Cu, 0.016 mg
Mangan, Mn, 0.011 mg
Selenium, Se, 0.6 mcg


Vitamin

Vitamin C, asam ascorbic, 61.8 mg
Thiamin, 0.027 mg
Riboflavin, 0.032 mg
Niacin, 0.338 mg
Pantothenic acid, 0.218 mg
Vitamin B-6, 0.019 mg
Folate, 38 mcg
Vitamin B-12, 0 mcg
Vitamin A, 284 IU
Vitamin A, RE, 28 mcg_RE
Vitamin E, 1.120 mg_ATE


Lemak

Asam Lemak Jenuh, saturated, 0.043 g
4:0, 0 g
6:0, 0 g
8:0, 0 g
10:0, 0 g
12:0, 0.001 g
14:0, 0.007 g
16:0, 0.032 g
18:0, 0.002 g
Asam Lemak Tak Jenuh, monounsaturated, 0.038 g
16:1, 0.02 g
18:1, 0.018 g
20:1, 0 g
22:1, 0 g
Asam Lemak Tak Jenuh, polyunsaturated, 0.031 g
18:2, 0.006 g
18:3, 0.025 g
18:4, 0 g
20:4, 0 g
20:5, 0 g
22:5, 0 g
22:6, 0 g
Kolesterol, 0 mg


Asam Amino

Tryptophan, 0.008 g
Threonine, 0.011 g
Isoleucine, 0.008 g
Leucine, 0.016 g
Lysine, 0.025 g
Methionine, 0.002 g
Phenylalanine, 0.009 g
Tyrosine, 0.005 g
Valine, 0.01 g
Arginine, 0.01 g
Histidine, 0.005 g
Alanine, 0.014 g
Asam Aspartic, 0.049 g
Asam Glutamic, 0.033 g
Glycine, 0.018 g
Proline, 0.01 g
Serine, 0.015 g


Sumber: asiamaya.com
Read more ........

Tuesday, March 4, 2008

Manfaat Getah Pepaya

Dari Bahan Kosmetik hingga Obat Cacing

Kebanyakan orang selama ini hanya mengenal buah pepaya (Carica papaya L) sebagai makanan pelengkap atau pencuci mulut jika sudah masak. Paling jauh, orang mengenal getah pepaya untuk pelunak daging dan belum banyak yang tahu bahwa tumbuhan itu mengandung banyak manfaat dan khasiat.

Batang, daun, dan buah pepaya mengandung getah berwarna putih yang mengandung enzim pemecah protein atau proteolitik dan populer dengan sebutan papain. "Enzim ini banyak digunakan dalam berbagai kegiatan industri, seperti industri farmasi sebagai bahan obat, kosmetik, tekstil, penyamakan kulit dan lainnya. Namun sayang, hanya sebagian kecil masyarakat kita yang melakukan budidaya pepaya tersebut," kata staf pengajar Fakultas Pertanian Universitas Lambung Mangkurat (Unlam) Banjarmasin (Kalimantan Selatan) Supiyatna.

Di antara getah batang, daun, dan buah, kata Supiyatna, getah yang berasal dari buah lah yang paling berkualitas. Papain dari batang dan daun hanya memiliki aktivitas proteolitik sekitar 200 MCU/ gram (g) sementara dari buahnya jauh lebih banyak, sekitar 400 MCU/g. Sedangkan produksi papain dari buah bisa mencapai sekitar 440 kg/tahun/ hektar.

Ada tiga kategori papain yang dibutuhkan pembeli di luar negeri, yakni papain kasar (crude papain), papain bersih (refined papain), dan papain murni (pure papain). Di pasaran Amerika Serikat kini telah ditetapkan spesifikasi mutu papain oleh Botanical Derivatives Catalogue. Artinya, jika mutunya tidak sesuai dengan standar yang ditentukan, mereka tidak akan membeli. Dan, pada umumnya importir AS menyukai pengemasan dalam kantung plastik berisi gas nitrogen yang dimasukkan ke dalam kaleng. Sementara importir Inggris menyukai pengemasan dalam drum berlapis polietilen dengan kapasitas 20-25 kg.

Penggunaan enzim dalam berbagai kegiatan di Indonesia semakin meluas. Sementara badan usaha yang memproduksi enzim tersebut masih sangat sedikit karena bahannya harus diimpor. Padahal, di mana pun tanaman pepaya di Tanah Air bisa tumbuh dengan baik.

Ada beberapa keuntungan dalam penggunaan enzim papain ini, yakni tidak bersifat toksik, tak ada reaksi samping, tak ada mengubah tekanan, suhu dan pH yang drastis, dan pada konsentrasi rendah sudah bisa berfungsi baik.

Konon, produksi papain dunia sekitar 275 ton per tahun. Sri Lanka, Uganda, Tanzania, Meksiko, Brasil, dan Argentina justru melakukan perkebunan besar pepaya yang khusus memproduksi papain. Pasar papain mereka sudah tetap, yakni Amerika Serikat (AS), Inggris, Belgia, dan Belanda. Harga papain di Tanah Air saat ini sekitar Rp 300.000/kg.

***
MANFAAT pertama papain adalah pelunak daging. Daging dari hewan tua dan bertekstur bisa menjadi lunak. Pada pH, suhu, dan kemurnian papain, daya pemecahan protein yang dimiliki papain dapat diintensifkan lebih jauh menjadi kegiatan hidrolisis protein. Harga produk itu saat ini sangat mahal.

Papain juga banyak digunakan sebagai bahan aktif dalam preparat farmasi seperti obat gangguan pencernaan, dispesia, dan obat cacing. Dalam rangka pembedahan papain bisa digunakan sebagai obat pengendali oedema dan imflamasi.

Yang banyak digunakan saat ini adalah bahan aktif untuk krim, pembersih kulit muka. Sebab, papain bisa melarutkan sel-sel mati yang melekat pada kulit dan sukar terlepas secara fisik. Noda dan flek di wajah bisa dikikis oleh papain hingga menjadi mulus dan bersih. Papain pun bisa digunakan sebagai bahan pembuat pasta gigi, sebab bisa membersihkan sisa makanan apa saja yang melekat di gigi.

Manfaat lainnya adalah, bahan perenyah pada pembuatan kue kering seperti cracker, bahan penggumpal susu pada pembuatan keju, bahan pelarut glatin, dan bahan pencuci lensa.

Pada pembuatan bir yang diolah dengan cara fermentasi kecambah gandum dan jika didiamkan lama atau kondisi sekitarnya dingin, maka akan berubah menjadi keruh. Ini disebabkan dalam kecambah gandum terdapat senyawa polifenol-protein yang terbawa dalam bir akan terpisah dan mengendap, yakni berupa dispersi padatan yang sangat luas melayang di seluruh cairan bir.

Pektin juga dihasilkan dari buah pepaya tersebut. Menurut Supiyatna, industri makanan dan minuman telah menggunakan pektin sebagai bahan pemberi tekstur pada roti dan keju, bahan pengental dan stabilizer pada minuman sari buah, bahan pokok pembuatan jelly, jam, dan marmalade.

Sedang di industri farmasi, pektin digunakan sebagai emulsifier bagi preparat cair dan sirup, obat diare pada anak-anak, obat penawar racun logam, bahan penurun daya racun dan meningkatkan daya larut obat sulfa, memperpanjang kerja hormon dan antibiotika, bahan pelapis perban (pembalut luka) guna menyerap kotoran dan jaringan yang rusak serta bahan kosmetik, oral atau injeksi untuk mencegah pendarahan. (Kompas Cyber Media)
Read more ........

Friday, February 22, 2008

Pepaya Sebagai Obat Kanker, Jerawat dan Telapak Kaki pecah2

Buah pepaya selama ini hanya dikenal sebagai buah pencuci mulut. Namun kini, hasil penelitian membuktikan lain. Dari akar hingga daun pepaya memberikan manfaat yang sangat besar bagi manusia. Tidak hanya bermanfaat untuk kesehatan, tapi juga sebagai bahan dasar kosmetik, dan mampu melawan kanker.

Sebenarnya, pepaya bukan tanaman asli Indonesia. Pepaya merupakan tanaman dari famili caricaceae yang berasal dari Amerika Tengah. Tanaman ini banyak tumbuh di Meksiko dan Costa Rica. Tanaman tersebut bisa tumbuh subur di daerah tropis maupun sub tropis. Baahkan, tanaman buah ini bisa tumbuh dan berkembang di daerah-daerah basah dan kering, dataran rendah maupun dataran tinggi, seeperti daerah pegunungan dengan ketinggian lebih dari 1000 meter dari permukaan laut.

Tinggi tanaman ini bisa mencapai 8-10 meter, tergantung dari besar kecilnya kadar air dan unsur hara dalam tanah. Di Indonesia, sentra pengembangan pepaya terdapat di hampir seluruh Pulau Jawa, Sumatra Selatan, Bali dan Nusa Tenggara Barat.

1. Kandungan Pepaya

Buah pepaya mengandung berbagai nutrisi yang berguna bagi tubuh. Seperti aneka vitamin, betakaroten, protein, lemak dan berbagai enzim dan senyawa yang sangat berguna bagi tubuh manusia. “Tetapi menurut saya, yang paling banyak terdapat dalam pepaya adalah vitamin A dan betakaroten. Fungsi betakaroten adalah sebagai antioksidan,” jelas Bambang S. Djokolelono, seorang herbalis dan holistic instruktur yang memiliki sebuah klinik pengobatan di kawasan Lubang Buaya, Jakarta Timur.

Senyawa paling terkenal yang terkandung dalam pepaya adalah papain. Senyawa ini terkenal karena fungsinya sebagai proteolitik atau enzim pemecah protein. Papain sekarang sudah banyak dipergunakan dalam industri, sebagai bahan obat-obatan, kosmetik dan tekstil. Buah pepaya merupakan penghasil papain terbanyak, yakni sekitar 400 milk clotting units (MCU) gram. Beda dengan bagian batang dan daun pepaya yang hanya menghasilkan 200 MCU/gram.

Ada tiga macam papain yang diproduksi pepaya. Papain kasar (crude papain), papain bersih (refined papain) dan papain murni (pure papain). Untuk mendapatkan papain terbaik, pihak Botanical Derivatives Catalogue Amerika Serikat telah menetapkan standar mutu papain. Jika papain yang dihasilkan sebuah perusahaan atau negara tidak memenuhi standar yang ditntukan, dianggap tidak layak untuk memasuki pasaran Amerika dan Eropa. Hanya saja, tidak ada kejelasan bagaimana caranya menentukan standar mutu papain yang ingin dicapai.

2. Manfaat Pepaya

Sebagai seseorang yang telah menggeluti dunia herbal sejak tahun 2002, Bambang mengakui, di balik rasa enaknya, pepaya mempunyai berbagai manfaat. “Para ibu rumah tangga mungkin sudah tahu salah stu manfaat getah buah pepaya. Ternyata, getah yang berasal dri buah pepaya bisa digunakan untuk mempercepat proses pelunakan daging. Sementara buah pepaya matang, sangat berguna untuk memperlancar proses pencernaan,” jelasnya.

Menurut Bambang, masalah pecernaan sangat penting. Kalau hal ini tidak segera diatasi, maka akan menjalar ke bagian tubuh yang lain. Itu sebabnya, di China dikembangkan pola pengobatan tradisional yang menggunakan pepaya sebagai bahan dasar obat-obatan. Terutama untuk mengatasi gangguan pencernaan, herbalis ini menganjurkan untuk meminum ramuan yang terbuat dari pepaya.

Caranya, ambil buah pepaya dengan ukuran tertentu. Gunakan buah pepaya yang masih memiliki kulit dan biji lantas diblender hingga diperoleh cairan halus. Kemudian saring airnya dan minum sebanyak 200 cc setiap tiga hari. Bagi yang mengalami kesulitan pencernaan, ramuan ini diyakini mampu memperlancar proses pencernaan hanya dalam beberapa hari.

Ternyata, buah pepaya tidak hanya digunakan untuk mmemperlancar proses pencernaan. Pada tahun 1997, Yayasan Kanker International mengumumkan bahwa kandungan Vitamin C dan karoten dalam buah pepaya, mampu mencegah kanker. Selain itu, buah pepaya juga dapat dimanfaatkan melawan kanker kolon, kanker pankreas, kanker kantung kemih dan kanker payudara, selain mampu mengurangi radikal bebas yang menjadi biang kanker.

Pepaya tidak hanya bermanfaat bagi kesehatan. Saat ini kandungan papain dalam pepaya sudah dikembangkan untuk bahan kecantikan. Papain menjadi bahan dasar pembuatan krim dan pembersih muka. Karena papain dipercaya mampu melarutkan sel-sel mati yang melekat pad kulit terlepas. Seperti noda dan flek pada kulit. Papain juga digunakan sebagai bahan pembuat pasta gigi, karena fungsinya yang dapat membersihkan sisa-sisa makanan yang melekat di gigi

Pepaya juga dapat digunakan sebagai bahan dasar obat jerawat. Caranya, ambil daun pepaya yang sudah tua kemudian dijemur hingga kering lalu ditumbuk sampai halus. Setelah itu ditambahkan satu setengah sendok air sebelum dioleskan pada bagian wajah yang ditumbuhi jerawat.

Kalau daun pepaya mampu mengatasi jerawat, getah pepaya sangat mujarab untuk mengobati telapak kaki yang pecah. Caranya, sering-seringlah mengoleskan getah pepaya pada telapak kaki yang pecah sampai sembuh.

Dikutip dari: forum.indogamers.us
Read more ........

Friday, December 14, 2007

Pepaya Sebagai Obat

PENDERITA MAAG

Buah segala musim ini mampu menolong Anda yang menderita sakit maag. Caranya: Ambil pepaya muda berukuran sedang. Buat lubang ditengah-tengahnya dan masukkan gula batu secukupnya. Tutup kembali lubang tersebut kemudian kukus hingga masak. Setelah dingin bagi menjadi 3 bagian untuk dimakan pagi, siang dan malam.

Buah pepaya:
Selain kandungan kalium dan magnesiumnya yang sangat tinggi buah ini juga kaya akan karoten, vitamin C, dan flavonoid, sehingga dapat berfungsi sebagai zat anti kanker. Enzim papain nya berfungsi memecah serat makanan sisa, sehingga mempermudah kita untuk buang air besar. Jika dikonsumsi segar secara rutin buah pepaya sangat bermanfaat untuk mengobati lambung yang luka dan mengurangi panas tubuh pada saat demam.

Daun pepaya:mengobati malaria, sakit perut, dan kurang nafsu makan

Bagi yang suka, daun pepaya sangat enak dibuat sayur dan lalap. Memang sih, rasanya agak pahit tetapi tengok saja manfaatnya yang luar biasa, seperti mengobati malaria, sakit perut, dan kurang nafsu makan. Caranya: Ambil daun pepaya segar sebanyak 1-2 tapak tangan, garam sedikit, dan air hangat ½ cangkir. Campuran ini dipipis atau diblender, diperas, diambil airnya. Diminum sekali sehari satu ramuan, diulang tiga hari.

Biji pepaya: Sangat manjur untuk mengobati cacingan.

Caranya: Jemur biji pepaya hingga kering, lalu tumbuk hingga halus. Ambil serbuk ini sebanyak 10 gr dan didihkan bersama air 150 ml, sampai diperoleh larutan 75 ml setelah disaring. Hasil ini bisa diminum sekaligus dua jam sebelum makan malam.

Getah dan akar pepaya:
Bisa mengobati sakit kandung kencing, cacingan, bahkan digigit ular berbisa. Untuk obat cacing
, gunakan akar pepaya kering 10 gram, bawang putih 1 gram, dan air 100 ml. Semua bahan dipotong-potong, kemudian didihkan dengan air selama 15 menit, baru disaring. Bila perlu, tambahkan air matang sehingga diperoleh hasil saringan 75 ml. Pemakaian bisa tiga kali sehari masing-masing 25 ml.

Dikutip dari :www.hanyawanita.com
Read more ........

Wednesday, October 31, 2007

Pemanfaat Pepaya

Nama Lokal :Papaw (Inggris), Pepaya (Indonesia), Gedang (Sunda); Betik, Kates, Telo gantung (Jawa). Pepaya (carica papaya) merupakan tumbuhan yang berbatang tegak dan basah. Pepaya menyerupai palma, bunganya berwarna putih dan buahnya yang masak berwarna kuning kemerahan, rasanya seperti buah melon.

Tinggi pohon pepaya dapat mencapai 8 sampai 10 meter dengan akar yang kuat. Helaian daunnya menyerupai telapak tangan manusia. Apabila daun pepaya tersebut dilipat menjadi dua bagian persis di tengah, akan nampak bahwa daun pepaya tersebut simetris. Rongga dalam pada buah pepaya berbentuk bintang apabila penampang buahnya dipotong melintang. Tanaman ini juga dibudidayakan di kebun-kebun luas karena buahnya yang segar dan bergizi. Penyakit Yang Dapat Diobati: Batu ginjal, Hipertensi, Malaria, Sakit keputihan, Kekurangan ASI; Reumatik, Malnutrisi, Gangguan saluran kencing, haid berlebihan; Sakit Perut saat haid, Disentri, Diare, Jerawat, Ubanan. Pemanfaatan:

  1. Batu Ginjal (niersteen = Belanda) Bahan: 7 lembar daun pepaya Cara membuat dan menggunakan: Memakai formula 3-5-7 plus, artinya: - Hari Pertama, 3 lembar daun pepaya yang masih segar direbus dengan air secukupnya, kemudian air rebusan daun pepaya tersebut diminum 1 gelas sekaligus. - Hari Kedua, 5 lembar daun pepaya yang masih segar direbus dengan air secukupnya, kemudian air rebusan daun pepaya tersebut diminum 1 gelas sekaligus. - Hari Ketiga, 7 lembar daun pepaya yang masih segar direbus dengan air secukupnya, kemudian air rebusan daun pepaya tersebut diminum 1 gelas sekaligus. - Untuk menutupnya ditambah dengan minum air kelapa muda (degan=Jawa), yang dipilih dari buah kelapa hijau. Catatan : bagi yang mengidap hipertensi tidak boleh minum resep ini.

  2. Hipertensi (tekanan darah tinggi) a. Bahan: 2 potong akar pepaya Cara membuat: direbus dengan 1 liter air sampai mendidih hingga tinggal 1 gelas, kemudian disaring; Cara menggunakan: diminum 2 kali sehari 1 cangkir b. Bahan: 7 lembar daun atau bunga tapakdara Cara membuat: diseduh dengan 1 gelas air dan dibiarkan beberapa saat dan disaring Cara menggunakan: diminum menjelang tidur.

  3. Malaria Bahan: 1 lembar daun pepaya, tempe busuk sebesar ibu jari, garam secukupnya. Cara membuat: semua bahan tersebut ditumbuk halus, kemudian diperas dan disaring untuk diambil airnya. Cara menggunakan: diminum 1 kali sehari selama 7 hari berturut- turut.

  4. Sakit Keputihan Bahan: 1 lembar daun pepaya, 1 potong akar rumput alang-alang, adas pulosari secukupnya. Cara membuat: daun pepaya dicincang halus, kemudian direbus bersama bahan lainnya dengan 1,5 liter air sampai mendidih dan disaring Cara menggunakan: diminum 1 kali sehari 1 gelas dan dilakukan secara teratur.

  5. Kekurangan ASI Bahan: buah pepaya yang masih hijau (muda) tanpa dikuliti. Cara membuat: buah pepaya tersebut dibelah menjadi 2 bagian, sebagian direbus dengan air dan sebagian yang lain menggunakan cuka. Cara menggunakan: air rebusan tersebut diminum 2-3 sendok teh sehari dan dilakukan secara teratur.

  6. Reumatik a. Bahan: buah pepaya, 2 butir telur ayam kampung; Cara membuat: buah pepaya dipotong penampangnya kemudian telur dimasukkan dalam pepaya melalui lubang yang telah dibuat dengan memotong penampang tadi, ditutup kembali rapat-rapat dan dibakar hingga telur yang ada di dalamnya masak Cara menggunakan: telur yang sudah masak tersebut dimakan pagi dan sore b. Bahan: 2 potong akar pepaya, 1 lembar daun pepaya; Cara membuat : kedua bahan tersebut ditumbuk halus, kemudian direbus dengan 1 liter air sampai mendidih dan disaring. Cara menggunakan: diminum 1 kali sehari 1 gelas pada sore hari.

  7. Malnutrisi (gejala kekurangan salah satu zat makanan pada balita) a. Bahan: 2 lembar daun pepaya, 3 tangkai daun dadap serep, kapur sirih secukupnya. Cara membuat: semua bahan tersebut ditumbuk bersama sampai halus. Cara menggunakan: dipergunakan sebagai bedak dan dioleskan pada perut balita yang sakit. b. Bahan: 1 lembar daun pepaya Cara membuat: direbus dengan 1,5 gelas air sampai mendidih, kemudian disaring untuk diambil airnya Cara menggunakan: diminumkan pada balita 2 sendok makan setiap hari.

  8. Gangguan saluran kencing Bahan: 3 potong akar pepaya Cara membuat: direbus dengan 1 liter air air sampai mendidih, kemudian disaring. Cara menggunakan: diminum 1 kali sehari 0,5 gelas.

  9. Haid berlebihan Bahan: buah pepaya yang masih hijau (muda) Cara membuat: direbus dengan air sampai masak. Cara menggunakan: dimakan dagingnya.

  10. Sakit perut pada waktu haid Bahan: 1 lembar daun pepaya, buah asam dan garam secuk


Komposisi: KANDUNGAN KIMIA : Kandungan buah pepaya masak (100 gr) - Kalori 46 kal - Vitamin A 365 SI - Vitamin B1 0,04 mg - Vitamin C 78 mg - Kalsium 23 mg - Hidrat Arang 12,2 gram - Fosfor 12 mg - Besi 1,7 mg - Protein 0,5 mg - Air 86,7 gram Kandungan buah Pepaya Muda (100 gr) - Kalori 26 kalori. - Lemak 0,1 gram - Protein 2,1 gram - Hidrat Arang 4,9 gram - Kalsium 50 mg - Fosfor 16 mg - Besi 0,4 mg - Vitamin A 50 SI - Vitamin B1 0,02 mg - Vitamin C 19 mg - Air 92,4 gram Disamping itu buah pepaya juga mengandung unsur antibiotik, yang dapat digunakan untuk pengobatan tanpa ada efek sampingannya. Buah Pepaya juga mengandung unsur yang dapat membuat pencernaan makanan lebih sempurna, disamping memiliki daya yang dapat membuat air seni bereaksi asam, yang secara ilmiah disebut zat caricaksantin dan violaksantin. Daun pepaya juga mengandung berbagai macam zat, antara lain : - Vitamin A 18250 SI - Vitamin B1 0,15 mg - Vitamin C 140 mg - Kalori 79 kal - Protein 8,0 gram - Lemak 2 gram - Hidrat Arang 11,9 gram - Kalsium 353 mg - Fosfor 63 mg - Besi 0,8 mg - Air 75,4 gram Kandungan carposide pada daun pepaya berkhasiat sebagai obat cacing. Disamping pada daunnya, akar dan getah pepaya juga mengandung zat papayotin, karpain, kautsyuk, karposit dan vitamin Dikutip dari: http://www.iptek.net.id/ind/pd_tanobat/view.php?id=133

Read more ........